- Kegiatan Penjaminan Mutu
📅 Tanggal: 19–21 Agustus 2026
🕐 Waktu: 08.00–16.00 WIB
📍 Tempat: Ar-Rohmah Islamic Boarding School
🎯 Agenda: Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
👥 Peserta: Perwakilan Yayasan, Pimpinan STT STIKMA Internasional, Ketua Program Studi, SPMI, LPPM, dan seluruh dosen

LPPM STIKMA News — Sekolah Tinggi Teknologi (STT) STIKMA Internasional terus memperkuat tata kelola kelembagaan sebagai bagian dari langkah strategis menuju transformasi menjadi universitas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang digelar selama tiga hari, 19–21 Agustus 2026, di Ar-Rohmah Islamic Boarding School.
Workshop yang berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB tersebut menghadirkan pemateri dari Biro Penjaminan Mutu (BPM) Universitas Darussalam Gontor. Kegiatan diikuti oleh unsur pimpinan program studi, tim SPMI, LPPM, seluruh dosen STT STIKMA Internasional, serta perwakilan yayasan Ar-Rohmah.
Kegiatan ini secara khusus diarahkan untuk melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap dokumen SPMI yang telah dimiliki sekaligus meningkatkan kapasitas sivitas akademika dalam memahami dan menjalankan sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.
Dari Strategi hingga Dokumen Mutu
Beragam materi diberikan secara bertahap dan aplikatif. Sesi Strategi Pengembangan SPMI Perguruan Tinggi disampaikan oleh Prof. Dr. Mohammad Muslih, M.A. Sementara itu, materi Penyusunan Dokumen Renstra diberikan oleh Febrian Arif Wicaksana, M.H.
Materi berikutnya, yaitu Penyusunan Dokumen Kebijakan Mutu dan Penyusunan Dokumen Standar Mutu, disampaikan oleh Daud Sukoco, M.H. Adapun materi Penyusunan Dokumen Manual Mutu (Penerapan PPEPP) serta Penyusunan Formulir Mutu disampaikan oleh Dr. Yuangga Kurnia Yahya, S.Thi., M.A.
Rangkaian materi tersebut tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga mendorong peserta untuk terlibat langsung dalam proses evaluasi dan penyusunan dokumen mutu.
Membuka Pemahaman Baru tentang SPMI

Salah satu hal menarik dari workshop ini adalah tingginya partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung. Workshop tidak hanya menjadi forum bagi tim penjaminan mutu, tetapi juga membuka ruang bagi para dosen untuk memahami SPMI secara lebih utuh.
Sejumlah dosen yang sebelumnya belum banyak mengenal konsep SPMI mulai memahami apa itu SPMI, bagaimana proses PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dijalankan, serta mengapa sistem tersebut penting bagi pengembangan mutu perguruan tinggi.
Pemahaman ini menjadi penting karena penjaminan mutu bukan semata-mata tanggung jawab unit tertentu. Implementasi SPMI membutuhkan keterlibatan seluruh unsur perguruan tinggi agar budaya mutu dapat tumbuh dan berjalan secara berkelanjutan.
Di sisi manajemen, workshop juga memberikan perspektif yang lebih konkret mengenai proses menuju akreditasi unggul. Pencapaian predikat unggul tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses yang sistematis, waktu yang cukup, komitmen kelembagaan, serta dukungan sumber daya dan pembiayaan yang memadai.
Dengan demikian, penguatan SPMI menjadi bagian penting dari investasi jangka panjang STT STIKMA Internasional dalam membangun perguruan tinggi yang memiliki tata kelola dan budaya mutu yang kuat.
Menghasilkan Draf Revisi Dokumen SPMI
Workshop menghasilkan draf awal revisi dokumen mutu SPMI STT STIKMA Internasional. Capaian tersebut menjadi pijakan awal untuk melanjutkan proses pembenahan dokumen secara lebih terstruktur.
Tindak lanjut yang telah direncanakan adalah menyelesaikan proses revisi seluruh dokumen mutu SPMI yang diperlukan. Proses ini diharapkan tidak berhenti pada penyempurnaan dokumen secara administratif, tetapi berlanjut pada implementasi nyata dalam seluruh proses penyelenggaraan pendidikan tinggi.
Melalui kegiatan tersebut, STT STIKMA Internasional menegaskan komitmennya untuk membangun sistem penjaminan mutu yang lebih kuat sebagai bagian dari perjalanan menuju universitas.
Mutu tidak dibangun dalam satu malam. Ia lahir dari proses yang konsisten, dokumen yang terarah, evaluasi yang berkelanjutan, dan keterlibatan seluruh sivitas akademika.
Workshop SPMI ini menjadi salah satu langkah konkret STT STIKMA Internasional untuk memastikan bahwa transformasi kelembagaan menuju universitas dibangun di atas fondasi tata kelola dan budaya mutu yang semakin kokoh.
