LPPM STIKMA News — Perkembangan teknologi Artificial Intelligence atau AI membuka peluang baru bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk meningkatkan kualitas promosi produk secara lebih cepat dan efisien. Menjawab kebutuhan tersebut, Dosen STT STIKMA Internasional melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Sekarpuro, Kabupaten Malang bertajuk “Pelatihan Pembuatan Poster Promosi Produk Berbasis Artificial Intelligence (AI) bagi Pelaku UMKM.” Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan selama bulan Februari hingga Agustus 2026.

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini disusun dan dilaksanakan oleh Auryn Lusida Amir bersama Sri Kustriyanti. Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam membantu pelaku usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital, khususnya dalam pembuatan media promosi visual menggunakan AI. Tools AI yang digunakan pada kegiatan ini dikhususkan pada ChatGPT dan Google Gemini.

Bagi pelaku UMKM, poster promosi memiliki peranan penting dalam memperkenalkan produk, menyampaikan penawaran, dan menarik perhatian calon konsumen. Namun, keterbatasan kemampuan desain, waktu, perangkat, dan biaya produksi konten sering kali menjadi kendala dalam menghasilkan materi promosi yang konsisten dan profesional.

Pemanfaatan AI menawarkan alternatif yang lebih praktis. Melalui teknologi tersebut, pelaku usaha dapat memperoleh inspirasi konsep visual, menyusun pesan promosi, mengembangkan ide desain, serta menyesuaikan materi pemasaran dengan karakter produk dan target konsumennya.

Pelatihan ini diarahkan agar peserta tidak hanya mengenal AI secara konseptual, tetapi juga memahami cara memanfaatkannya sebagai alat bantu dalam proses kreatif. Informasi mengenai keunggulan produk dapat diolah menjadi pesan promosi yang lebih ringkas, komunikatif, dan menarik untuk ditampilkan dalam sebuah poster.

Dalam pembuatan poster promosi, pelaku UMKM perlu memperhatikan sejumlah unsur penting, seperti pemilihan judul, penggunaan foto produk, komposisi warna, tipografi, informasi harga, identitas merek, serta ajakan kepada konsumen untuk melakukan pembelian. AI dapat membantu mempercepat proses penyusunan unsur-unsur tersebut, sementara keputusan akhir tetap berada di tangan pengguna.

Pendekatan ini menempatkan AI bukan sebagai pengganti kreativitas manusia, melainkan sebagai alat pendukung yang membantu pelaku usaha bekerja dengan lebih efektif dan efisien. Pelaku UMKM tetap perlu memastikan bahwa hasil desain sesuai dengan identitas merek, mencantumkan informasi produk secara benar, serta menggunakan gambar dan elemen visual secara bertanggung jawab.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan literasi digital masyarakat. Kemampuan memanfaatkan teknologi tidak lagi hanya dibutuhkan oleh perusahaan besar, tetapi juga menjadi kompetensi penting bagi usaha mikro dan kecil yang ingin memperluas pasar melalui media sosial, aplikasi percakapan, dan berbagai kanal pemasaran digital.

Melalui pelatihan tersebut, pelaku UMKM diharapkan semakin percaya diri dalam membuat materi promosi secara mandiri. Poster yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan unggahan media sosial, katalog digital, promosi melalui WhatsApp, publikasi kegiatan usaha, maupun pemasaran produk pada berbagai platform daring.

Program ini sekaligus memperlihatkan peran strategis perguruan tinggi dalam menjembatani perkembangan teknologi dengan kebutuhan nyata masyarakat. Pengetahuan dan kompetensi akademik tidak hanya dikembangkan di lingkungan kampus, tetapi juga diterapkan untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha.

STT STIKMA Internasional terus mendorong pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat yang adaptif, aplikatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Integrasi antara teknologi informasi, kreativitas, dan pemberdayaan UMKM diharapkan dapat melahirkan pelaku usaha yang semakin inovatif serta memiliki daya saing lebih kuat di tengah pertumbuhan ekonomi digital.

Melalui kegiatan ini, AI dihadirkan sebagai teknologi yang lebih dekat dan mudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Dengan pendampingan yang tepat, teknologi tersebut dapat menjadi bagian dari strategi UMKM untuk membangun citra produk, meningkatkan kualitas komunikasi pemasaran, dan menjangkau konsumen secara lebih luas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *